Pria Asal Mojorembun Meninggal Tersengat Jebakan Tikus

KRADENAN.COM, RANDUBLATUNG – Jebakan tikus beraliran listrik di area persawahan Desa Kutukan Kecamatan Randublatung kembali menelan korban jiwa, Kamis (14/05/2021) sekira pukul 16.00 WIB.

Dari informasi yang berhasil dihimpun tim Kradenan.com, diketahui korban bernama Abdul Rozak (25) warga RT 03 RW 01 dukuh Sendangtliko, Desa Mojorembun, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora.

Kronologi kejadiani bermula saat saksi kejadian, Sani warga RT 01 RW 02 Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung hendak pergi ke sawah sekira pukul 16.00 WIB. Saat tengah berjalan menuju ke sawah miliknya, Sani melihat orang tak dikenal tergeletak di sebelah pematang sawah (galengan) di sawah milik Legi RT 01 RW 02 Desa Kutukan Kecamatan Randublatung.

Mengetahui hal itu, Sani lantas melapor ke Kepala Dusun Peting diteruskan ke pihak desa, kemudian pihak desa menyampaikan ke pihak berwajib dan petugas Puskesmas Kutukan.

Setelah mendapat laporan petugas Polsek Randublatung dan Puskesmas Kutukan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari penyebab kejadian.

Korban kemudian dilakukan visum oleh petugas medis. Dari hasil visum ditemukan luka bakar di paha kanan korban dalam kondisi meninggal dunia.

Dugaan sementara, Abdul Rozak yang merupakan pekerja wiraswasta itu, sebelumnya dalam kondisi pengaruh minuman keras,ia terlibat pertengkaran dengan seseorang, kemudian berlari ke area persawahan yang dipasang jebakan tikus beraliran listrik.

Korban saat ini telah dievakuasi ke kediamannya di dusun Sendangtliko, Desa Mojorembun, Kecamatan Kradenan untuk segera dimakamkan.

Sebagai informasi, banyak para petani di Kecamatan Randublatung dan sekitarnya memasang jebakan tikus beraliran listrik karena membludaknya hama tikus yang memakan padi yang baru ditanamnya sehingga menyebabkan hasil panen yang tidak maksimal.

Membludaknya hama tikus ini disebabkan oleh perburuan ular dan biawak sebagai pemangsa tikus di mata rantai makanan di sawah.

Sebelumnya kejadi serupa juga terjadi di dukuh Peting pada 16 Oktober 2020 lalu yang menelan satu pasangan suami istri yang tersengat jebakan listrik di area sawah miliknya sendiri.

Kejadian orang tersengat listrik sudah berulang kali menelan korban jiwa baik di Randublatung, Kradenan, Kedungtuban dan beberapa kecamatan lain di Kabupaten Blora. Semoga pemerintah memberikan perhatian khusus agar kejadian serupa tidak terulang.

Kontributor: Mujain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *