Kecelakaan Jembatan TBB

KRADENAN.COM – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Jalan Jembatan Tembusan Blora Bojonegoro (TBB) di perbatasan Desa Medalem dan Desa Luwihaji, Sabtu (12/06/2021) sekitar pukul 21.50 WIB.

Kronologi kecelakaan bermula saat dua pria yang diduga dalam pengaruh minuman keras mengendarai sepeda motor melaju dari arah Jawa Tengah dengan kecepatan tinggi.

Dua pria tersebut berboncengan menggunakan sepeda motor Honda CBR 150 CC warna merah yang tidak dilengkapi dengan nomor polisi.

Akibat kecepatan kendaraan yang terlalu tinggi, pengendara tersebut tak mampu menguasai motornya saat sampai di tikungan lalu menabrak pembatas jalan dan terlempar jatuh hingga kedalaman sekitar 8 meter dari pinggir jalan.

Titik lokasi kecelakaan berada sekitar 50 meter dari timur Jembatan TBB yang sudah masuk wilayah administrasi Jawa Timur. Posisi jalan di bagian timur jembatan TBB memang berada lebih tinggi dari lahan di sampingnya sekitar 8 meter.

Setelah mendapat informasi kejadian itu, Petugas Kepolisian Sektor Ngraho langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan evakuasi dan olah TKP.

Diketahui identitas kedua pria itu bernama Rusmanto warga RT 022/006 Desa Jamberejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dan Dafit Efendi warga RT 024/006 Desa Jamberejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Desa Luwihaji, Muntohar, saat diwawancara tim Kradenan.com mengatakan, pembonceng berdiri dan melambai-lambaikan tangan sebelum terjadinya kecelakaan.

“Korban dari arah Jawa Tengah, tadi ada yang cerita, katanya mereka habis minum jamu (minuman keras), yang dibonceng itu dada-dada sambil berdiri,”. Ujar Muntohar.

Menurut Muntohar, kedua korban baru sekitar satu minggu tinggal dan bekerja di Desa Luwihaji.

Akibat kejadian tersebut kedua korban dievakuasi ke RSU Padangan untuk mendapatkan pertolongan medis. Keduanya mengalami luka robek pada bagian kaki dan leher. Sementara sepeda motor yang dikendarainya diamankan oleh Petugas Polsek Ngraho.

Sebelumnya kecelakaan naas juga terjadi di lokasi yang sama pada 3 Januari 2021 lalu, hanya berselang beberapa hari setelah jembatan diresmikan. Korban merupakan seorang remaja asal Kecamatan Randublatung yang tewas di lokasi kejadian.

Sebagai informasi, Jembatan TBB merupakan proyek kerjasama antara Pemkab Bojonegoro Jawa Timur dan Pemkab Blora Jawa Tengah. Jembatan yang membentang di atas Sungai Bengawan Solo itu menghubungkan antara Desa Medalem yang berada di wilayah Jawa Tengah dan Desa Luwihaji di Jawa Timur.

(Muhammad Muza’in)

One thought on “Habis ‘Njamu’, Dua Pria Tabrak Pembatas Jalan Di Timur Jembatan TBB Medalem-Luwihaji”

Leave a Reply to BrianMvs077 Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *